Blogger Jateng

Pengertian Hukum Internasional

Hukum Internasional

Hukum Internasional adalah sistem hukum yang mengatur hubungan antara negara-negara dan subjek hukum internasional lainnya dalam lingkup dunia internasional. Ini mencakup aturan, norma, dan prinsip-prinsip yang mengatur perilaku negara-negara dan entitas non-negara (seperti organisasi internasional dan individu) dalam berbagai aspek, termasuk politik, ekonomi, lingkungan, hak asasi manusia, perdagangan, dan konflik bersenjata.

Ciri khas Hukum Internasional adalah ketiadaan otoritas pusat yang mengawasi atau menegakkan aturan-aturannya secara langsung. Oleh karena itu, peran penting dari hukum ini adalah memberikan kerangka hukum yang diakui secara bersama oleh negara-negara untuk mengatur perilaku mereka dan menyelesaikan perselisihan tanpa menggunakan kekerasan militer.

Sumber hukum internasional berasal dari berbagai sumber, termasuk:

1. Perjanjian internasional (traktat): Perjanjian tertulis yang dibuat oleh negara-negara atau organisasi internasional dan mengikat pihak-pihak yang berpartisipasi.

2. Kebiasaan internasional: Praktik yang diikuti secara konsisten oleh negara-negara dan dianggap sebagai hukum karena dianggap sebagai norma yang diikuti karena kebiasaan dan kepercayaan bahwa praktik tersebut merupakan kewajiban hukum.

3. Prinsip-prinsip umum hukum: Prinsip-prinsip hukum yang diakui oleh negara-negara secara umum sebagai dasar hukum.

4. Putusan pengadilan internasional: Putusan dari pengadilan internasional yang menjadi referensi dalam menentukan hukum internasional.

Meskipun Hukum Internasional memiliki peran penting dalam mendorong kerjasama antarnegara dan perlindungan hak asasi manusia, sifatnya yang tidak mengikat dan kurangnya badan pengawas yang kuat kadang-kadang membuat penerapan dan penegakan hukum ini kompleks dan terbatas.

Posting Komentar untuk "Pengertian Hukum Internasional"