Blogger Jateng

Pengertian Hukum Pidana

Hukum Pidana

Hukum pidana, juga dikenal sebagai hukum kriminal, adalah cabang hukum yang mengatur peraturan, norma, dan sanksi untuk tindakan-tindakan yang dianggap melanggar hukum oleh negara atau masyarakat. Fokus utama dari hukum pidana adalah memberlakukan hukuman atau sanksi terhadap individu yang melakukan tindakan kejahatan atau melanggar norma-norma hukum yang telah ditetapkan.

Tujuan utama hukum pidana adalah untuk melindungi masyarakat dari tindakan kriminal dan menciptakan ketertiban sosial. Tindakan kriminal dapat beragam, mulai dari kejahatan kecil seperti pencurian atau perampokan hingga kejahatan serius seperti pembunuhan, pemerkosaan, atau penggelapan dana.

Hukum pidana melibatkan proses penegakan hukum yang terdiri dari berbagai tahapan, seperti penyelidikan, penangkapan, penuntutan, persidangan, dan jika terbukti bersalah, pemberian hukuman atau sanksi yang sesuai.

Hukum pidana berbeda dengan hukum perdata. Hukum perdata berkaitan dengan sengketa antara individu atau entitas hukum, sedangkan hukum pidana berkaitan dengan tindakan melawan hukum yang dianggap merugikan masyarakat secara keseluruhan dan dikenakan sanksi oleh negara.

Sistem hukum pidana bervariasi di berbagai negara, tetapi pada umumnya, hukuman pidana dapat berupa hukuman penjara, denda, hukuman mati (di negara-negara yang menerapkan), atau hukuman lainnya yang sesuai dengan tingkat kejahatan yang dilakukan. Penerapan hukum pidana juga mengikuti prinsip praduga tak bersalah, di mana seseorang dianggap tidak bersalah sampai terbukti sebaliknya di pengadilan.

Posting Komentar untuk "Pengertian Hukum Pidana"