Blogger Jateng

PSK dan Pelanggan Tidak Kena Jerat Hukum

PSK Tidak Kena Jerat Hukum

Belajar dari kasus artis inisial VA yang sempat viral pada masanya. PSK atau pekerja seks komersial dan pengguna jasanya tidak dapat dipidana karena belum ada undang-undang yang mengaturnya. Walaupun melanggar moral agama sampai saat ini belum ada undang-undang yang mengatur tidak pidana seks komersial. Yang bisa dipidana adalah orang yang menyediakan atau membantu PSK bertemu atau berhubungan dengan pelanggannya yang sering disebut dengan mucikari. Mucikari termasuk kedalam tindak pidana perdagangan orang ( TPPO ). Mucikari bisa dipenjara selama 6 tahun.

Walaupun demikian, saat ini masih banyak daerah-daerah yang memakai hukum adat seperti : mengarak  pelaku dengan tanpa pakaian, mengawinkan pelaku, atau dengan mengucilkan pelaku sebagai sangsi sosial.

PSK bisa saja diincar oleh polisi untuk mencari informasi atau untuk penertipan atas pelaporan warga yang tidak senang dengan aksi maksiat yang terjadi di lingkungan sekitar. Jika kedapatan orang tua atau keluarga psk akan dipanggil untuk diberikan pengarahan dan bimbingan terkait tindak asusila ini.

Posting Komentar untuk "PSK dan Pelanggan Tidak Kena Jerat Hukum"