Blogger Jateng

Tahapan eksekusi mati

eksekusi mati

Eksekusi mati adalah hukuman yang mengharuskan pelaku kejahatan dihukum dengan diakhiri nyawanya oleh pihak yang berwajib. Setelah pengadilan menyelesaikan segala urusan untuk pelaksanaan hukuman mati. Berikut adalah tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk melaksanakan eksekusi.
  1. Terpidana akan diberi tahu 3 hari sebelum dilaksanakannya eksekusi
  2. Pidana mati dilaksanakan tidak di muka umum dan dengan cara sesederhana mungkin, kecuali ditetapkan lain oleh Presiden.
  3. Kepala Polisi Komisariat Daerah tersebut akan membentuk sebuah regu Penembak yang terdiri dari seorang Bintara, dua belas orang Tamtama, di bawah pimpinan seorang Perwira, semuanya dari Brigade Mobile atau brimob.
  4. Terpidana dibawa ke tempat pelaksanaan pidana dengan pengawalan polisi yang cukup.
  5. Setibanya di tempat pelaksanaan pidana mati, Komandan pengawal menutup mata si terpidana dengan sehelai kain, kecuali jika terpidana tidak menghendakinya.
  6. Jika dipandang perlu, Jaksa Tinggi/Jaksa tersebut dapat memerintahkan supaya terpidana diikat tangan serta kakinya ataupun diikatkan kepada sandaran yang khusus dibuat untuk itu. 
  7. Jarak antara titik di mana terpidana berada dan tempat Regu Penembak tidak boleh melebihi sepuluh meter dan tidak boleh kurang dari lima meter.
  8. Dengan menggunakan pedangnya sebagai isyarat, Komandan Regu Penembak memberikan perintah supaya bersiap, kemudian dengan menggerakkan pedangnya ke atas ia memerintahkan Regunya untuk membidik pada jantung terpidana dan dengan menyentakkan pedangnya ke bawah secara cepat, dia memberikan perintah untuk menembak.
  9. Apabila setelah penembakan itu, terpidana masih memperlihatkan tanda-tanda bahwa dia belum mati, maka Komandan Regu segera memerintahkan kepada Bintara Regu Penembak untuk melepaskan tembakan pengakhir dengan menekankan ujung laras senjatanya pada kepala terpidana tepat di atas telinganya.
  10. Untuk memperoleh kepastian tentang matinya terpidana dapat minta bantuan seorang dokter. 
  11. Untuk penguburan terpidana diserahkan kepada keluarganya atau sahabat terpidana, terkecuali jika berdasarkan kepentingan umum Jaksa Tinggi/Jaksa tersebut memutuskan lain. 
  12. Jaksa Tinggi/Jaksa  harus membuat beritaacara dari pada pelaksanaan pidana mati

Posting Komentar untuk "Tahapan eksekusi mati"