Blogger Jateng

Apa Itu Landreform

         

Apa Itu Landreform

        Landreform dalam terjemahan ke bahasa Indonesia merupakan bentuk lahan yang memiliki arti sempit berupa penataan ulang penguasaan dan pemilikan tanah. Landreform adalah redistribusi tanah sebagai upaya agar terbaginya tanah sesuai dengan aturan yang dapat membangun kemajuan negeri. Menurut para ahli yakni Effendi Perangin dalam arti luas Landreform diartikan sebagai berikut :

  1. Pembaruan hukum agraria
  2. Penghapusan hak-hak asing dan kosesi-kosesi kolonia atas tanah
  3. Mengakhiri penghisapan feodal secara berangsur
  4. Perombakan mengenai pemilikan dan penguasaan tanah
  5. Perencanaan sumber daya guna membangun negeri

         Tujuan adanya landreform di Indonesia adalah mempertinggi pengghasilan dan taraf hidup masyarakat Indonesia. Dalam penjelasan umum PP Nomor 224 Tahun 1961, disebutkan bahwa landreform bertujuan mengadakan pembagian yang adil dan merata atas sumber penghidupan rakyat tani yang berupa tanah yang dibagikan secara merata dan adil sehingga memajukan taraf hidup para petani.

        Program landreform meliputi sebagai berikut :

  1. Larangan untuk menguasai lahan pertanian yang melampaui batas
  2.  Larangan memiliki tanah abstente
  3.  Pengaturan soal pengembalian dan penebusan tanah-tanah pertanian
  4. Penetapan batas minimum pemilikan tanah
        Landasan landreform yaitu sebagai berikut :
  1. Ada hak negara untuk menguasai seluruh kekayaan alam Indonesia yang berlandaskan Pasal 33 (3) UUD 1945.
  2. Memberikan kewenangan pada negara untuk mengeluarkan bukti kepemilikanMemberikan kewenangan pada negara untuk mengeluarkan tanda bukti Pemilika, atas tanah. Pemegang hak milik atas tanah hanya warga negara Indonesia, tang, membedakan jenis kelamin. Ketentuan ini membatasi kebebasan warga Negara asing untuk menguasai tanah di Indonesia. Hal ini untuk mencegah beralihny, keuntungan sumber daya alam Indonesia yang menyebabkan rakyat Indonesi, harus menjadi buruh tani di tanah milik warga negara asing. 
  3. Luas tanah dengan status hak milik dibatasi luasnya, luas minimal ataupup maksimal. Pertimbangannya, luas maksimal pemilikan tanah dibatasi ag tidak tumbuh lagi tuan tanah yang mengisap tenaga kerja petani melalui sisten persewaan tanah atau gadai tanah (pasal 7 jo pasal 17 UUPA). Pengatur batas minimal ditujukan agar keluarga petani tidak hidup dari luas tanah yang kecil. 
  4. Pemilik yang berhak atas tanah diharuskan menggarap sendiri tanahnya secara aktif (Pasal 10 UUPA) sehingga dapat memberi manfaat bagi dirinya, keluarga, ataupun masyarakat banyak. UUPA melarang pemilikan tanah pertanian yang tidak dikerjakan sendiri oleh pemiliknya karena akan menimbulkan tanah telantar (tanah guntai/absente) atau meluasnya hubungan buruh tani dan pemilik tanah 
  5. Panitia landreform akan mendaftar mereka yang mendapatkan pemilikan tanah atau yang sudah menguasai hak atas tanah. Untuk selanjutnya, mereka akan diberikan suatu tanda bukti pemilikan hak atas tanah. Alat bukti pemilikan itu untuk menjamin kepastian hukum atas tanah.

Posting Komentar untuk "Apa Itu Landreform"